Ternyata Ada Berbagai Jenis Pengobatan Tradisional Jawa Yang Bermanfaat, Apa Saja?

Indonesia sangat kaya akan keberagaman suku, makanan, minuman tradisional dan budaya. Selain keberagaman budaya, Indonesia juga memiliki berbagai jenis pengobatan unik tradisional yang diperoleh secara turun temurun dari nenek moyang.

Pengobatan tradisional ini telah sangat lama dipercaya memiliki manfaat yang sangat baik bagi kesehatan masyarakat meski saat itu belum didukung bukti ilmiah memadai.

Berbagai Pilihan Pengobatan Tradisional Jawa

1. Kerikan atau Kerokan

Kerokan merupakan salah satu teknik penyembuhan yang sudah sangat melegenda di Indonesia. Kerikan umumnya akan dilakukan ketika seseorang masuk angin dan bertujuan untuk menghilangkan “angin” yang ada di dalam tubuh penderita. Gejala masuk angin yang biasanya diobati menggunakan metode kerikan adalah perut kembung, mual, pusing, sakit kepala, nyeri otot dan sebagainya.

Kerikan atau kerokan dilakukan dengan menggunakan satu buah logam yang tidak kasar. Pada umumnya logam yang digunakan berupa uang logam. Kemudian, dibutuhkan juga alat bantu berupa minyak atau apapun yang bisa membantu melicinkan proses kerokan. Saat logam digosokkan ke kulit beberapa kali, maka pembuluh darah akan melebar sehingga aliran darah kembali normal.

2. Jamu Empon-Empon

Jamu merupakan minuman herbal yang sudah sangat melekat dengan kehidupan keseharian masyarakat Indonesia. Jamu sendiri sudah digunakan sebagai pengobatan tradisional di berbagai daerah di Indonesia tidak hanya Pulau Jawa. Jamu empon-empon adalah salah satu jenis jamu yang biasa digunakan. Jamu ini menggunakan kombinasi rempah-rempah temulawak, jahe, kunyit, kurkumin yang direbus.

3. Jamu Beras Kencur

Selain jamu empon-empon, jenis jamu lainnya yang biasa dikonsumsi masyarakat adalah jamu beras kencur. Jamu beras kencur terdiri dari ramuan rempah-rempah jahe, biji kedawung, asam kawak, kencur yang kemudian ditambahkan beras. Agar rasa jamu menjadi lebih enak biasa akan ditambahkan gula merah serta sedikit garam.

Jamu beras kencur memiliki beragam manfaat seperti meningkatkan nafsu makan si kecil. Selain itu, jamu beras kencur juga memiliki manfaat untuk melancarkan haid.

4. Jamu Pahitan

Jamu pahitan memiliki manfaat untuk menaikkan stamina dan energi. Selain itu, jamu pahitan juga memiliki manfaat untuk mengusir rasa pegal yang ada pada tubuh setelah lelah bekerja. Jamu pahitan dibuat dari bahan herbal yang memiliki cita rasa pahit seperti brotowali serta sambiloto. Jamu pahitan memiliki tampilan warna hitam dengan rasa pahit yang kuat.

5. Pemijatan

Pijat adalah salah satu metode pengobatan yang dilakukan oleh kebanyakan masyarakat Indonesia hingga kini. Pemijatan biasanya dilakukan dengan tujuan untuk membuat anggota tubuh lebih rileks, tidur lebih nyaman atau mengobati keseleo. Keseleo atau seperti terkilir memang sangat umum dialami dan pemijatan khas Jawa adalah salah satu pengobatan terbaik apabila ditangani oleh ahlinya.

Ciri khas teknik pijat Jawa adalah menggunakan ramuan tradisional yang memiliki bau-bauan yang khas. Minyak yang digunakan berasal dari kombinasi rempah-rempah serta minyak zaitun. Terapis akan lebih menekankan proses pemijatan pada kekuatan otot-otot jarinya.

6. Ramuan Alang-Alang

Indonesia sangat kaya akan tanaman herbal salah satunya adalah alang-alang. Minuman dari ekstrak akar alang-alang memiliki manfaat sangat baik terhadap kesehatan saluran pencernaan. Dengan mengkonsumsi ramuan alang-alang secara rutin, dapat membuat Anda terhindar dari sembelit.

Pengobatan alternatif Jawa telah menjadi solusi selama ratusan tahun untuk mengobati berbagai keluhan penyakit masyarakat di masa itu. Pengobatan umumnya menggunakan ramu-ramuan dari bahan herbal dan rempah-rempah yang memang memiliki manfaat sangat baik bagi tubuh. Hingga kini, hampir semua metode pengobatan tersebut masih digunakan untuk mengatasi keluhan penyakit masyarakat.