Tahukah Anda Apa Alasan Orang Membenci Kita?

Sering saya ditanya, tentang mengapa orang membenci kita. Padahal kita tidak pernah merasa berbuat salah. Kita tidak pernah menyinggung ataupun melukai orang lain. Tetapi nampaknya orang lain sangat sulit menerima kita.

Di salah satu pembahasan saya yang dulu, pernah saya bagikan tentang mengapa dan bagaimana harus bersikap, ketika orang membenci kita tanpa alasan. Tetapi kata ‘benci’, ada kalanya merupakan kata yang terlalu buruk untuk diterapkan, pada situasi-situasi tertentu.

Ada kalanya kita merasa, orang benci pada kita. Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Kita merasa dijauhi, dikucilkan, dan dijahati, padahal sebenarnya orang disekeliling kita tidak bermaksud untuk itu.

Yang sebenarnya terjadi adalah, orang seringkali tidak nyaman berada di dekat kita. Tidak kerasan, sehingga sulit untuk mendekat atau berteman.

Ada kalanya, situasi semacam ini baiknya kita jadikan kesempatan untuk melihat ke dalam diri kita sendiri. Introspeksi, istilahnya. Agar kita bisa melihat, apakah kiranya yang menyebabkan orang kurang menyukai kita.

Secara umum, orang cenderung tidak kerasan berada di dekat kita, karena sejumlah alasan berikut:

Yang pertama, adalah karena kita merupakan pribadi yang terlalu mandiri. Apa-apa bisa sendiri, dan karena bisa sendiri, maka kita tanpa sadar selalu memilih untuk sendiri. Semua hal biasa kita lakukan sendirian.


Baca Juga :


Tanpa bantuan orang lain. Sehingga menimbulkan kesan, seakan kita adalah orang yang penyendiri, dan tidak memperhatikan kanan kiri.

Yang kedua, adalah karena Anda merupakan pribadi yang terlalu menakjubkan. Anda sangat menyenangkan di hadapan orang lain. Meskipun terdengar aneh, tapi ada kalanya sikap yang terlalu menyenangkan ini, justru membuat orang lain merasa tidak nyaman.

Entah karena kelebihan Anda membuatnya rendah diri, atau karena mereka merasa Anda punya sesuatu yang ditutupi.

Kemudian yang ketiga, satu hal kecil yang menjadikan orang tidak kerasan berada di dekat kita, adalah kebiasaan pamer. Mungkin, niat Anda bukan untuk menyombongkan diri. Tetapi kebiasaan semacam ini memang seringkali menjadikan orang lain merasa tidak nyaman berada di dekat kita.

Yang keempat, orang kadang sulit berada di dekat kita, bila kita memiliki sikap yang terlalu blak-blakan dan terbuka. Anda terbiasa menyampaikan pendapat secara terbuka, apa adanya, tanpa tedeng aling-aling. Entah itu baik ataupun buruk. Dan tanpa sadar, kejujuran Anda ini terdengar pedas di telinga orang lain.

Sedangkan yang kelima, orang juga akan merasa tidak nyaman, bila sikap kita terlalu dominan. Sering memerintah orang lain.

Kurang lebihnya, kelima sikap atau sifat inilah, yang perlu kita lihat ke dalam diri kita.

Lalu bagaimana, bila kita sudah introspeksi, kita sudah berupaya sepenuh hati untuk memperbaiki diri, tetapi nampaknya orang tetap benci?

Yang pertama, Anda berhak untuk mengabaikan mereka yang membenci Anda tanpa alasan. Tidak ada gunanya Anda persoalkan.

Yang kedua, jika yang terjadi adalah semua orang cenderung menjauhi Anda tanpa terkecuali, maka besar kemungkinan ini disebabkan oleh selubung energi negatif yang menyelubungi diri Anda.

Sehingga menjadikan aura Anda suram, orang mendekat jadi tidak kerasan. Solusinya, selubung energi negative ini perlu dibersihkan dulu. Dengan cara diruwat.

Cara paling mudah untuk melakukan ruwatan, adalah dengan menggunakan Garam Pangruwat. Garam ini, perlu diritualkan dulu sesuai nama dan tanggal lahir Anda. Serta hajat atau keinginan Anda bagaimana.

Baru kemudian, campurkanlah ke dalam air dan gunakan untuk mandi. Tujuannya, untuk membersihkan energi negative yang menyebabkan nasib buruk dan kesialan dalam hidup. Termasuk rejeki yang seret, peruntungan asmara yang buruk, dan masalah yang beruntun.

Bagi Anda yang tertarik untuk menggunakan Garam Pangruwat, silakan hubungi nomor 085762118383. Perkenalkan diri Anda, dan sampaikan keinginan Anda untuk melakukan ruwatan, agar dapat dibantu untuk proses selanjutnya.

Seputar alasan mengapa orang membenci kita ini, saya cukupkan sekian. Semoga bermanfaat.