Mengapa Kita Selalu Apes? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Salam rahayu, dengan Dewi Sundari disini. Setiap hari, pasti selalu ada yang bertanya kepada saya. Tentang mengapa dirinya selalu apes. Kerja selalu salah, usaha tidak pernah untung, asmara selalu kandas, sedikit-sedikit merugi, sedikit-sedikit gagal, selalu dibenci, dan seumur hidup belum pernah bahagia.

Namanya apes atau sial, itu wajar. Pernah dialami semua orang. Tetapi bila terjadinya tidak hanya sekali dua kali, melainkan terus menerus, tentu saja ini memang sesuatu yang layak untuk dipercayakan.

Apa, sebenarnya yang menjadikan kita sering apes? Selalu sial?

Anda yang sudah cukup lama mengikuti channel saya ini, pasti sudah sering, mendengar penjelasan saya, bahwa datangnya kesialan yang berturut-turut ini, merupakan akibat dari selubung energi negatif, yang mengelilingi diri kita.

Sehingga aura menjadi suram, dan nasib buruk selalu datang. Pernah saya terangkan juga, bahwa yang menyebabkan munculnya selubung energi negative ini, ada banyak hal. Termasuk pikiran buruk kita sendiri, karma masa lalu, perbuatan sia-sia, bawaan lahir, dan bahkan juga serangan gaib dari orang yang kurang suka.

Masih berhubungan dengan kelima penyebab ini, ada beberapa hal sederhana, yang oleh banyak pihak juga dianggap menyebabkan banyak kesialan dalam hidup. Apa saja?
Yang pertama, adalah kurang beramal. Namanya beramal atau sedekah itu, yang penting ikhlas. Bukan soal jumlahnya. Dan bersedekah pun, tidak selalu dengan harta. Bisa dengan ilmu, bisa juga dengan tenaga.


Baca Juga :


Yang kedua, adalah sering berbuat dosa terhadap orang tua. Durhaka, istilahnya. Tentu saja perlu kita akui, bahwa tidak semua orang tua di dunia ini itu baik. Ada orang tua yang bahkan tega menelantarkan anaknya sendiri.

Tetapi bila orang tua kita sudah berjuang susah payah membesarkan kita, maka sudah sewajarnya orang tua kita perlakukan dengan sangat baik. Terlebih orang bilang, marah dan sakit hatinya orang tua itu bisa menjadikan celaka.

Yang ketiga, kesialan juga bisa datang bertubi-tubi bila kita memiliki terlalu banyak musuh. Namanya hidup di tengah banyak orang, memang tidak semuanya akan menyukai kita. Tetapi yang sepenuh hati membenci, mestinya tidak seberapa.

Kalaupun ada, maka musuh ini bisa dibedakan menjadi dua. Yaitu orang yang menjadi musuh karena pernah bersinggungan, dan orang yang sengaja menjadi musuh tanpa alasan. Inilah pentingnya bagi kita, untuk tidak melukai orang lain.

Yang keempat, adalah prasangka. Ibaratnya satu perkara yang sama, bila prasangka kita buruk terhadapnya, maka akan buruk pula akibatnya. Contoh, punya ibu tiri. Buru-buru kita mengasumsikan bahwa ibu tiri pasti jahat. Padahal tidak sedikit ibu tiri di dunia ini, yang jauh lebih sayang daripada ibu sendiri.

Dan yang kelima, adalah kebiasaan sering mengeluh. Namanya mengeluh itu wajar, yang tidak wajar adalah bila dilakukan terus terusan. Sebab keluhan kita bisa berubah menjadi doa yang buruk. Dan doa yang terus menerus dilantunkan, suatu saat akan menjadi kenyataan.

Dari kelima penyebab ini, tentu saja banyak dari Anda yang merasa, tidak pernah melakukan satupun diantaranya.

Anda tidak pernah mengeluh, tidak pernah berprasangka, tidak pernah menyakiti orang lain, tidak pernah menyalahi orang tua, dan selalu rajin bersedekah. Artinya Anda tidak dibebani karma masa lalu, dan juga tidak dibebani pikiran buruk. Tetapi mengapa masih apes juga?

Jika situasinya seperti ini, maka kembali pada penjelasan awal saya tadi. Besar kemungkinan penyebab nasib buruk Anda adalah salah satu dari perbuatan sia-sia, bawaan lahir, atau kiriman dari orang yang kurang suka.

Lalu, harus bagaimana? Selubung energi negatif ini tetap bisa dihilangkan, yaitu dengan cara diruwat. Ruwat artinya lepas. Diruwat artinya dilepaskan atau dibersihkan, dari hawa buruk yang menyebabkan berbagai macam kesialan dalam hidup.

Cara paling mudah untuk melakukan ruwatan, adalah dengan menggunakan Garam Pangruwat. Garam ini merupakan cara yang sangat praktis, karena tidak membutuhkan puasa, tidak membutuhkan tirakat, dan bisa dilakukan jarak jauh.

Bagi Anda yang tertarik untuk melakukan ruwatan, bisa hubungi nomor 085762118383. Perkenalkan diri Anda, sampaikan keinginan Anda untuk mendapatkan Garam Ruwatan, agar dapat dibantu untuk proses selanjutnya.