Dewi Sundari Melakukan Ruwatan Untuk Buang Sial Pada Salah Seorang Klien

Kembali lagi dengan saya Dewi Sundari. Terlebih dulu saya ucapkan terima kasih, telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Dimanapun Anda berada, saya doakan semoga senantiasa diberikan kesehatan, serta kemudahan dan keberkahan yang berlimpah.

Yang akan saya tunjukkan lewat pembahasanini, adalah proses ruwatan buang sial. Jadi beberapa waktu lalu, ada seorang klien datang kepada saya, menceritakan permasalahan hidup yang tidak hanya satu dua.

Dari sisi hubungan, rumah tangganya sering ribut. Istrinya cenderung keras, kasar, dan selalu membantah. Dari sisi keuangan, usahanya juga sedang jatuh bangun. Berkali-kali merintis usaha, selalu gagal. Semua upaya yang dilakukan, hasilnya tidak pernah maksimal. Bahkan sampai berkali-kali, menjadi korban penipuan, yg menyebabkan kerugian besar.

Intinya, klien saya ini merasa sering sial. Hidupnya seperti dibuntuti oleh kesialan. Karena itu, secara khusus, memang saya sarankan agar diruwat dulu. Ruwat sendiri artinya adalah lepas. Diruwat, artinya dibersihkan atau dilepaskan dari hawa buruk, yang menyebabkan kesialan dalam hidup.

Hawa buruk ini sendiri, penyebabnya bisa macam-macam. Bisa bawaan lahir, bisa karma masa lalu kita, bisa juga perbuatan sia-sia, bisa dari pikiran buruk kita sendiri, dan ada kalanya juga berasal dari pengaruh gaib yang dikirimkan oleh pihak yang kurang suka.

Harapannya, tentu saja, adalah agar setelah diruwat, peruntungan hidupnya membaik secara perlahan. Agar kebaikan mudah mendekat, dan kesialan bisa dihalau jauh-jauh.

Anda yang memiliki latar belakang kejawen, atau mungkin dibesarkan di lingkungan tradisional Jawa, pasti pernah mendengar, bahwa ruwatan buang sial itu, bisa dilakukan dengan menggelar pagelaran wayang kulit, dengan lakon Murwakala.

Meskipun tentu saja, beberapa daerah mungkin akan punya tradisi yang beda-beda.

Adapun metode yang saya pakai, masih sejalan juga dengan tradisi kejawen, yaitu ruwatan dengan mandi kembang. Karena mandi itu dimaksudkan untuk membersihkan diri. Dan yang ingin kita capai lewat ruwatan, adalah membersihkan diri kita dari hawa buruk yang menyebabkan kesialan dalam hidup.


Baca Juga :


Tentang ritualnya sendiri, yang akan saya tunjukkan berikut ini, tentu saja hanyalah sepotong saja. Hanya sedikit cuplikan saja, karena merupakan bagian dari tirakat atau lelaku yang lebih kompleks.

Seperti yang saya yakin Anda pernah dengar, cara orang Jawa menyucikan jiwa, itu bukan hanya lewat mandi kembang. Puasa, juga dimaksudkan untuk membersihkan jiwa.
Jangankan niat untuk ruwatan. Niat untuk menyelenggarakan hajat saja, masih banyak orang Jawa yang akan meluangkan waktu untuk puasa dulu. Dan seperangkat lelaku serta doa yang menyertainya.

Jadi dalam kasus ini, bukan hanya pihak yang meruwat saja, tetapi pihak yang hendak diruwat pun, tentu saja akan disarankan untuk membersihkan jiwanya dulu, lewat seperangkat lelaku. Sehingga mandi kembang ini kemudian menjadi pungkasannya lelaku tersebut.

Dan kurang lebihnya, berikut adalah cuplikan bagaimana saya melakukan ruwatan buang sial.

Seperti itu, kurang lebihnya, cuplikan bagaimana ruwatan buang sial ini dilakukan. Bila Anda selama ini merasakan kesulitan yang serupa, merasa terlalu banyak ganjalan dalam hidup, maka memang sebaiknya dilakukan ruwatan terlebih dulu. Untuk memudahkan ganjalan-ganjalan tersebut.

Ini berlaku, bukan hanya untuk Anda yang masalahnya berkisar seputar usaha dan rumah tangga saja. Tetapi juga urusan asmara secara umum. Contoh, belum mendapatkan jodoh.

Atau, hubungan asmaranya selalu kandas di tengah jalan. Bahkan sampai kawin cerai beberapa kali karena selalu disakiti. Ruwatan ini, tidak jarang juga saya sarankan untuk mereka yang merasa kurang dikasih oleh atasannya di tempat kerja.

Nah, bagi Anda yang ingin melakukan ruwatan, seperti klien saya tadi, boleh hubungi nomor 0857 6211 8383, untuk melakukan pendaftaran terlebih dulu. Sekiranya lokasi Anda jauh, dan belum bisa bertatap muka secara langsung, maka proses ruwatan ini bisa juga dilakukan jarak jauh, yaitu dengan menggunakan Garam Pangruwat.

Untuk proses ruwatan jarak jauh ini, Anda tidak perlu puasa. Caranya bagaimana? Silakan hubungi nomor , Anda akan dipandu untuk proses selanjutnya.