Cara Mendeteksi Santet Dengan Daun Sirih

Sebelumnya, kita sudah pernah membahas tentang santet, teluh, tenung dan juga guna-guna. Melanjutkan bahasan tersebut, kali ini kita akan membahas tentang bagaimana mendeteksi dan menghilangkan pengaruh gaib. Termasuk santet.

Seringnya, orang jatuh sakit. Kesana kemari berobat, semua dokter bilang dia tidak ada sakit apa-apa. Tidak kelihatan penyakitnya. Tetapi ia tetap tidak sembuh juga. Maka mulailah ia berpikir bahwa dirinya terkena santet.

Nah, kalau hal yang semacam ini terjadi pada kita, apa yang perlu kita lakukan?

Tidak semua orang itu waskita. Tidak semua orang punya kemampuan untuk melihat pengaruh gaib, apalagi membersihkannya. Tetapi bukan berarti Anda perlu panik. Karena ada cara yang cukup sederhana untuk mendeteksi serangan gaib penyebab sakit.

Untuk melakukan deteksi dan pembersihan santet ini, yang perlu kita siapkan hanyalah daun sirih. Tepatnya adalah daun sirih yang berwarna hijau, bukan sirih merah yang banyak dijadikan hiasan.

Mengapa menggunakan sirih? Karena daun sirih mengandung antiseptik tinggi, yang bisa dipakai untuk pengobatan. Baik pengobatan dari dalam, maupun dari luar.

Deteksi santet dengan daun sirih dilakukan pagi hari. Sebelum sarapan. Kunyahlah satu lembar daun sirih selama 15 hingga 20 detik. Ingat, cara ini harus dilakukan sebelum kita makan apa-apa. Dengan tujuan agar lidah kita lebih peka terhadap rasa. Karena rasa inilah yang dapat mendeteksi pengaruh jahat.

Setelah dikunyah, rasakan baik-baik. Rasa apa yang terkecap di lidah Anda. Bila terkecap rasa sepet, maka sakit Anda bukanlah penyakit kiriman. Karena memang seperti itulah rasa sirih semestinya.

Tetapi bila Anda mengecap rasa pedas, manis, asam, atau bahkan ingin muntah, maka bisa jadi penyakit Anda tersebut disebabkan oleh ilmu hitam. Sehingga pengobatan medis belum bisa meredakannya secara total.

Dengan pengecualian, bila bagian tubuh yang terkena sakit adalah lidah, maka cara deteksi ini menjadi tidak berlaku.

Sebagaimana sirih dapat mendeteksi penyakit kiriman, sirih juga bisa kita pakai untuk mengobati atau menangani gejala penyakit tersebut.

Caranya, sediakan 11 lembar daun sirih hijau dan segelas air putih. Airnya boleh dingin atau hangat. Waktu paling tepat untuk melakukan proses pengobatan ini adalah pada saat pergantian sore ke malam hari. Sekitar maghrib, istilahnya. Atau ketika matahari beranjak terbenam.

Bagi Anda yang beragama Islam, bacakanlah Surat Al An’am ayat 103, dilanjutkan dengan Al Fatihah satu kali saja. Sedangkan bila Anda beragama lain, bisa membaca doa kesembuhan menurut keyakinan Anda.

Lanjutkanlah dengan berdoa dan meniatkan apa keinginan Anda, memohon kesembuhan pada Tuhan, dalam Bahasa apapun yang Anda kuasai.
Kemudian, tiupkanlah pada segelas air dan 11 lembar daun tersebut.

Minumlah air ini sampai habis. Sedangkan daunnya, rendamlah bersama air yang kemudian Anda pakai untuk mandi.

Bagi Anda yang beragama Islam, sebelum mandi daun sirih, wudhulah terlebih dulu. Lalu mandi air sirihnya dilakukan sebagai mandi besar.

Ulangi proses penyembuhan ini setiap hari sampai gejala sakitnya mereda. Tiap pagi, Anda bisa melakukan proses pendeteksian untuk merasakan, apakah daun sirih masih terkecap rasa aneh di lidah Anda. Bila sudah sembuh, atau rasa anehnya sudah menghilang, maka penyembuhan dengan daun sirih bisa dihentikan.

Umumnya, gejala santet akan mereda dalam satu kali penyembuhan. Tetapi tidak menutup kemungkinan, bahwa butuh antara 7 hari, atau bahkan 35 hari, tergantung tingkat keparahannya masing-masing.