Apa Makna Dari Pring Sedapur?

Bahasan kita kali ini, adalah tentang Pring Sedhapur. Sebagian dari Anda, mungkin sudah pernah mendengar istilah ini. Tetapi sebagian besar mungkin belum.

Istilah Pring Sedhapur, bisa dimaknai berbeda, tergantung konteksnya bagaimana. Jadi satu istilah ini, pengertiannya bisa lain, jika kita gunakan dalam kaitannya sebagai sebuah nilai sosial, perjodohan, atau bahkan ilmu spiritual.

Nah, apa itu Pring Sedhapur?

Kata pring, artinya adalah bambu. Bambu, adalah tanaman yang tumbuhnya tidak sendiri. Tidak sebatang, melainkan berada dalam sekumpulan. Dalam Bahasa Jawa, sekumpulan pohon bambu, dapat disebut sebagai Pring Sedapur. Alias bambu serumpun.

Sebagai sebuah nilai sosial, maka Pring Sedhapur adalah sebuah unit yang dijaga keutuhannya. Keluarga, misalnya. Ada nilai kesatuan, yang terwujud dalam kuatnya solidaritas, di antara sesama anggota keluarga.

Sedangkan dalam konteks perjodohan, maka Pring Sedhapur adalah istilah yang merujuk, pada pasangan yang wetonnya sama persis. Misalnya, Minggu Pon bertemu Minggu Pon.

Sebagian orang percaya, bahwa perjodohan semacam ini baiknya dihindari. Karena menyebabkan dampak buruk. Bahkan ada yang mengatakan, akan terjadi kematian secara beruntun di kalangan anggota keluarga.

Soal ini, tidak perlu khawatir. Nyawa manusia itu tangan Tuhan, bukan di tangan primbon. Primbon adalah ngelmu titen, maka jadikanlah kewaspadaan bagi kita, bukan malah menjadikan rasa takut yang tidak berdasar.

Untuk pasangan yang wetonnya sama persis seperti ini, pantangannya cukup mudah. Jadi masih bisa dan boleh menikah. Dengan pantangan tidak boleh makan rebung dan tebu. Jika sudah berupa gula, maka boleh. Sebab bukan tebu lagi wujudnya. Sedangkan rebung, mau dimasak apapun, ya tetap rebung wujudnya. Jadi pantang.


Baca Juga :


Pantangannya ini berjalan sampai kapan? Ya sampai kapanpun. Dan bagi Anda yang tidak ingin dibebani pantangan ini, maka ada baiknya melakukan ruwatan saja. Untuk menghilangkan hawa buruk pring sedhapurnya.

Cara paling mudah untuk melakukan ruwatan, adalah dengan menggunakan Garam Pangruwat. Nanti dibantu diritualkan dari sini garamnya, sesuai nama Anda dan pasangan.

Bila tertarik untuk mendapatkan Garam Pangruwat, boleh hubungi nomor 085762118383. Perkenalkan diri Anda, dan sampaikan keinginan Anda untuk mendapatkan Garam Ruwatan jarak jauh.

Masih tentang Pring Sedhapur, selain dua pengertian ini, Pring Sedhapur juga dapat merujuk pada ilmu hitam, yang ditujukan untuk membinasakan seluruh anggota keluarga. Ibarat kebakaran yang melanda pohon bambu, terbakar satu, maka akan terbakar semua bambu serumpun.

Entah itu meninggalnya karena kecelakaan, kondisi perang, wabah penyakit, bunuh diri, atau sebab-sebab lain. Bahkan ada yang bilang, bahwa serangan ilmu hitam ini akan terus merusak hingga 12 turunan.

Yang mana tentu saja, ada kemungkinan ini merupakan sebuah kepercayaan yang berlebihan. Karena logikanya, bila memang suatu serangan ilmu hitam ditujukan untuk membinasakan seluruh keluarga, dan benar berhasil, maka tidak mungkin bisa beranak pinak sampai 12 turunan.

Jadi untuk Anda yang sudah pernah mendengar tentang pengertian Pring Sedhapur ini, jangan panik. Seperti yang saya sampaikan tadi, nyawa manusia itu ditangan Tuhan. Atas sebab apapun, bila sudah waktunya kita berpulang, maka berpulanglah kita.

Lalu, untuk mengatasi santet Pring Sedhapur ini bagaimana? Sama, saran saya diruwat saja dulu, bila Anda ada kekhawatiran semacam ini. Misalnya karena ada hal-hal buruk yang menimpa seluruh anggota keluarga tanpa henti.

Cara paling mudah untuk melakukan ruwatan, adalah dengan menggunakan Garam Pangruwat, yang diritualkan secara khusus sesuai nama dan tanggal lahir Anda. Boleh hubungi nomor 085762118383, untuk konsultasi lebih lanjutnya.