6 Pengobatan Alternatif Herbal Dengan Berbagai Jenis Tanaman

Ada berbagai cara untuk mengobati penyakit, salah satunya adalah menggunakan obat-obatan herbal. Obat yang berasal dari tanaman asli ini disebut-sebut memiliki khasiat yang luar biasa baik untuk meningkatkan kesehatan tubuh ataupun penyembuhan. Di samping itu, keuntungan pengobatan alternatif vs berobat ke dokter adalah relatif lebih aman alias tidak menyebabkan efek samping.

Daftar Tanaman untuk Pengobatan Alternatif Herbal

1. Jahe

Rimpang jahe merupakan salah satu tanaman herbal yang sudah sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Jahe tidak hanya dimanfaatkan sebagai bumbu masakan namun juga sering dijadikan sebagai minuman herbal. Jahe memiliki beragam manfaat untuk kesehatan seperti mengobati mual, muntah, sakit kepala, pusing disebabkan vertigo, mengurangi nyeri akibat haid serta meredakan nyeri pada persendian.

Penggunaan jahe sebagai pengobatan tradisional dibatasi hanya sebanyak 5 gram saja setiap hari. Pasalnya akan ada efek samping apabila konsumsi jahe secara berlebihan seperti iritasi pada rongga mulut, perut menjadi kembung, heartburn dan sakit perut.

2. Laos

Laos atau lengkuas memiliki beragam kandungan yang sangat baik untuk kesehatan seperti flavonoid, galangin, beta-sitosterol dan sebagainya. Laos sebagai rempah-rempah alami juga mengandung mineral seperti zat besi serta vitamin A dan C. Lengkuas atau laos memiliki manfaat untuk kesehatan seperti melawan infeksi, mengurangi peradangan, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Flavonoid yang dikandung di dalam lengkuas merupakan zat antioksidan yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari berbagai penyakit. Oleh karena itu tidak heran jika lengkuas disebut-sebut memiliki potensi sebagai zat antikanker.

3. Kencur

Kencur atau nama latinnya Kaempferia galanga merupakan salah satu dari beragam rempah-rempah yang sering digunakan sebagai bumbu dapur. Kencur memiliki bau yang sangat khas dan mampu menyedapkan masakan. Oleh karena itu kencur mampu meningkatkan nafsu makan terutama bagi anak-anak.

Kencur juga memiliki manfaat lainnya seperti untuk mengobati gangguan pada kesehatan meliputi diare, masuk angin, flu, sakit kepala dan juga peradangan pada lambung. Kencur bisa dijadikan salah satu rempah dalam obat-obatan herbal seperti jamu dan sebagainya.

4. Kunyit

Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang memiliki beragam manfaat baik untuk kesehatan bahkan hingga kecantikan. Kunyit memiliki manfaat sebagai antioksidan, anti radang, menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah dan untuk menyehatkan saluran pencernaan. Kunyit juga memiliki manfaat untuk menurunkan risiko penyakit kanker dan jantung.

Meskipun kunyit memiliki beragam kebaikan untuk tubuh, namun Anda tetap dilarang mengkonsumsinya secara berlebihan. Konsumsi kunyit berlebihan dapat menyebabkan kenaikan asam dalam tubuh. Oleh karena itu penderita maag umumnya dianjurkan untuk mengurangi konsumsi kunyit.

5. Daun Kumis Kucing

Tanaman kumis kucing merupakan salah satu dari tanaman herbal yang sering digunakan dalam berbagai ramuan pengobatan. Daun kumis kucing sudah lama diketahui memiliki manfaat untuk mengobati radang pada kandung kemih, sakit ginjal serta asam urat. Namun, sayang sekali daun ini kini sangat sulit ditemukan.

6. Temulawak

Temulawak sekilas memiliki tampilan seperti kunyit. Tanaman ini memiliki beragam manfaat yang sangat baik bagi kesehatan seperti untuk mengobati IBS alias irritable bowel syndrome yang menyerang saluran pencernaan. Temulawak juga memiliki manfaat untuk mengatasi gangguan pada lambung dan juga perut yang kembung setelah makan.

Meski diketahui bahwa pengobatan alternatif aman, namun tidak semua penyakit dapat diobati hanya dengan pengobatan herbal alternatif. Anda tetap harus menjalani pengobatan medis dan berkonsultasi ke dokter secara rutin. Tujuannya adalah untuk memantau perkembangan kondisi tubuh Anda.